Pengaruh Konflik Natuna terhadap Kondisi Ekonomi dan Keamanan Indonesia

Authors

  • Moh. Fathoni Hakim Universitas Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Alma Puri Adriani
  • Ryan Eko Pramono
  • Annisa Astri Amaliya
  • Thoriqul Rizky Hidayatullah
  • Adiyat Abdullah

DOI:

https://doi.org/10.15642/jiir.2020.5.2.128-139

Keywords:

Conflict Prevention, Ekonomi, Keamanan, Natuna

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk meneliti bagaimana keadaan pasca konflik natuna yang masih menegang antara China dan Indonesia mempengaruhi kondisi perekonomian dan keamanan Indonesia. Penulis menggunakan teori conflict prevention dan peneliti menggunakan metode kuantitatif dimana pengolahan data berupa angka dan grafik untuk menemukan tingkat ekonomi dan keamanan. Tulisan ini bertujuan untuk melihat perubahan ekonomi dan keamanan yang dialami Indonesia setelah konflik natuna terjadi, bagaimana penyelesaian masalah dilakukan, dan bagaimana kondisi stabil dapat tetap dipertahankan.Kedua faktor ini  menjadi aspek penting karena bersangkutan langsung dengan kestabilan negara. Secara keseluruhan, dapat diketahui nantinya apa saja usaha-usaha Indonesia dalam merespon, mengatasi dan mempertahankan kondisi wilayah Natuna agar tetap stabil baik dalam sektor ekonomi maupun keamanan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adhityatama, Shinatria., & Priyatno Sulistyarto, Hadi. 2018. BUKTI LANGSUNG INTERAKSI PERDAGANGAN DI KEPULAUAN RIAU: STUDI PADA SITUS ARKEOLOGI BAWAH AIR DI PULAU NATUNA DAN PULAU BINTAN. Jurnal SEGARA. 14(3): 127-135

Booth, K., 2014. Law, force and diplomacy at sea, 1st ed. New York: Routledge.

Connelly L. Aaron. (2016). “Indonesia in the South China Sea : Going it Alone” , Lowy Institute for International Policy. Pg. 3

Deasy Simandjuntak, “Natuna and Anambas Intend to Separate from Riau Islands Province”, ISEAS Commentary, 6 February 2017 https://www.iseas.edu.sg/media/commentaries/natuna-and-anambas-intend-to-separate-from-riau-islands-province-a-commentary-by-deasy-simandjuntak/ diakses pada 27 April 2020

Dwi Novianto, Rizal. Agung Firmansyah, Dimas., & Adi Pratama, Naufal. 2020. PENYELESAIAN SENGKETA DI LAUT NATUNA UTARA. Jurnal Hukum Bisnis Bonum Commune. 3(1): 69-78

Fabian Thomas, Vincent. 2020. Kekayaan Laut Natuna & Alasan Kenapa Cina Selalu Mengklaimnya. Online https://www.google.co.id/amp/s/amp.tirto.id/kekayaan-laut-natuna-alasan-kenapa-cina-selalu-mengklaimnya-erpk diakses pada 12 april 2020

Ismadiyanti P. A. & Fitri J. A.,2018, Pengaruh ekspor dan impor terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia, Jurnal ekonomi & studi pengembangan, volume 19, nomor 1, hal. 1

Michael S. Lund, "Conflict Prevention: Theory in Pursuit of Policy and Practice." In The SAGE Handbook of Conflict Resolution, 287-321. London: SAGE Publications Ltd, 2009.

Moh, K. (2008). Metodologi penelitian kualitatif-kuantitatif.

https://www.offshore-technology.com/projects/natuna/ diakses pada 27 April 2020

R. Thomas, 2020, bps beberkan data konstribusi china untuk ekspor-impor Indonesia. https://ceknricek.com/a/bps-beberkan-data-kontribusi-china-untuk-ekspor-impor-indonesia/14638. di akses pada tanggal 18 mei 2020.

Suhana. 2020. Perdagangan Ikan Indonesia-China: Antisipasi Dampak Virus Corona. Suhana.web.id. diakses pada 29 mei 2020 jam 23.59 WIB

Suryadinata L. 2016. Did the Natuna Incident Shake Indonesia-China Relations?. Singapore. YUSOF ISHAK INSTITUTE

Suryadinata, L., & Izzuddin, M. (2017). The Natunas: Territorial integrity in the forefront of Indonesia–China relations.

https://theglobal-review.com/lama/content_detail.php?lang=id&id=17281&type=111 diakses pada 27 April 2020

Weissmann, M. (2015). The South China Sea: Still no war on the horizon. Asian Survey, 55(3), 596-617.

Downloads

Published

2020-11-23

How to Cite

Moh. Fathoni Hakim, Adriani, A. P. ., Pramono, R. E. ., Amaliya, A. A. ., Hidayatullah, T. R. ., & Abdullah, A. . (2020). Pengaruh Konflik Natuna terhadap Kondisi Ekonomi dan Keamanan Indonesia. Journal of Integrative International Relations, 5(2), 128–139. https://doi.org/10.15642/jiir.2020.5.2.128-139

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)