Analisis Politik Luar Negeri Indonesia dalam Aksi Penenggelaman Kapal Vietnam di Perairan Indonesia Tahun 2019

Authors

  • Rusyda Izzana Zayanni Hilmi UIN Sunan Ampel Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.15642/jiir.2024.9.1.60-69

Keywords:

Penenggelaman kapal Vietnam, second-track diplomacy , diplomasi bilateral, politik domestik, kerja sama regional

Abstract

Penenggelaman kapal Vietnam di perairan Indonesia pada tahun 2019 adalah insiden yang menyoroti peran penting politik luar negeri Indonesia dalam menghadapi tantangan di tingkat domestik. Tujuan jurnal ini menggali isu-isu penting dalam insiden tersebut melalui lensa analisis State Level atau perspektif domestic constraints. Penelitian ini mengarah pada penelitian deskriptif dengan mengaplikasian data sekunder dari internet dan kajian literatur, serta menekankan pada analisis data kualitatif. Teori Hans J. Morgenthau dan K. J. Holsti mengenai kerjasama regional dan teori Makmur Keliat dan Scott Burchil mengenai keamaann maritim. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif, menggunakan strategi analisis data kualitatif, dan mengambil data sekunder dari kajian literatur dan internet. Teori kerjasama regional oleh K.J. Holsti dan Hans J. Morgenthau serta gagasan keamanan maritim oleh Scott Burchil dan Makmur Keliat akan digunakan untuk menganalisis isu tersebut. Terdapat beberapa kata kunci yang relevan dalam analisis ini, antara lain penegakan kedaulatan, diplomasi bilateral, politik domestik, dan kerja sama regional.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Acharya, A. (2009). Whose Ideas Matter? Agency and Power in Asian Regionalism. Cornell University Press.

BPPK Kemlu. 2015. “Diplomasi Poros Maritim: Ekonomi Kelautan dalam Perspektif Politik Luar Negeri”

Bueger, Christian. (2015). “What is Maritime Security?”, dalam Marine Policy, Vol.53.

Emmers, R. (2016). ASEAN and the G20: Distinctive Approaches to Regional and Global Governance. Pacific Review, 29(1), 43-59.

Hikmahanto Juwana. (2018). "Diplomasi Luar Negeri Indonesia: Teori dan Praktik." Kencana.

Indonesian Ministry of Foreign Affairs. (2020). "Press Release on the Sinking of a Vietnamese Vessel." [Link: https://kemlu.go.id/portal/id/read/1493/berita/teks-berita/pernyataan-pers-dari-kemlu-republik-indonesia-tentang-penenggelaman-kapal-vietnam-dikawasan-natuna-sea]

Jakarta Post. (2019). Indonesia's 'sink the vessel' policy yields mixed results. Retrieved from https://www.thejakartapost.com

Keliat, Makmur. (2009). “Keamanan Maritim dan lmplikasi Kebijakannya bagi Indonesia”, dalam Jumal llmu Sosial dan 1/mu Politik, Vol. 1 3, No.1.

Purnomo, E. A. (2017). "Domestic Factors in Indonesia's Foreign Policy Decision Making." Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 20(3), 213-234.

Storey, I. (2015). ASEAN and the South China Sea: The Limits of Lawfare. Contemporary Southeast Asia, 37(2), 173-198.

The Diplomat. (2019). Indonesia and Vietnam’s South China Sea Standoff. Retrieved from https://thediplomat.com

Downloads

Published

2024-05-23

How to Cite

Rusyda Izzana Zayanni Hilmi. (2024). Analisis Politik Luar Negeri Indonesia dalam Aksi Penenggelaman Kapal Vietnam di Perairan Indonesia Tahun 2019. Journal of Integrative International Relations, 9(1), 60–69. https://doi.org/10.15642/jiir.2024.9.1.60-69

Issue

Section

Articles