Memimpin Pasca-Perambahan: Kepemimpinan Transformatif Kepala Desa di Desa Kedungpengaron

Authors

  • Karisma Nisaul Mukarromah UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Holilah Holilah UIN Sunan Ampel Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.15642/politique.2026.6.1.40-58

Keywords:

kepemimpinan transformatif; konflik konservasi; agensi politik lokal; jurang kepercayaan; usaha ekonomi produktif; tata kelola desa

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran agensi politik lokal dalam mengatasi konflik konservasi yang dipicu oleh jurang kepercayaan dan ketergantungan sumber daya, sebagaimana terjadi di Desa Kedungpengaron, Pasuruan, yang memiliki sejarah perambahan Cagar Alam Gunung Abang. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kepemimpinan transformatif kepala desa dalam memediasi konflik historis serta merekonstruksi kepercayaan masyarakat terhadap institusi konservasi melalui keberhasilan program usaha ekonomi produktif budidaya ayam petelur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlanjutan UEP tidak terutama ditentukan oleh dukungan teknis BBKSDA yang terbatas, melainkan kepemimpinan transformatif Kepala Desa Sutar sebagai faktor dominan. Kepemimpinan tersebut termanifestasi dalam Kharisma berupa komitmen pengorbanan finansial pribadi lebih dari seratus juta rupiah serta stimulasi intelektual yang melahirkan inovasi pakan lokal dan penguatan jejaring pengetahuan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Allan, D. M. B. (2020). What transformative leaders do: Emerging perspectives in the 21st century. International Journal of Sociology and Anthropology, 12(4), 85–93. https://doi.org/10.5897/IJSA2020.0871

Badan Pusat Statistik Kabupaten Pasuruan. (2024). Kecamatan Kejayan dalam angka 2024. Badan Pusat Statistik Kabupaten Pasuruan. Diakses dari https://pasuruankab.bps.go.id/publication/¬2024/¬09/26/-70d5a4bb15710327e0965873/kecamatan-kejayan-dalam-angka-2024.html

Chandra, I. L. G., Manalu, J., & Rumahorbo, B. T. (2022). Strategi pengembangan program konservasi berbasis pemberdayaan masyarakat dengan model desa binaan dan kemitraan konservasi di Cagar Alam Pegunungan Cycloop. Jurnal Kehutanan Papuasia, 8(2), 356–372. https://doi.org/10.46703/jurnalpapuasia.vol8.iss2.369

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications. https://doi.org/10.4324/9780429469237

Direktorat Kawasan Konservasi. (2015). Petunjuk teknis penyusunan rencana pembinaan desa binaan di daerah penyangga kawasan konservasi. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Edma, S. P. (2025). Peran aktor politik lokal dalam pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. (n.d.).

Fatmiah, Abdullah, & Nurliani. (2022). Strategi pemberdayaan masyarakat melalui pola kemitraan konservasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Kabupaten Maros. AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 6(2), 47–54. https://doi.org/10.33096/agrotek.v6i2.235

Fauzi, H. N. (2025). Peran aktor politik dalam pengelolaan dana desa untuk mewujudkan good governance di Desa Kauman Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung Tahun 2023. (n.d.). https://doi.org/10.1088/1751-8113/44/8/085201

Irwanto, A. (2016). Pembentukan MPA di Baung dan Abang – Balai Besar KSDA Jawa Timur. BBKSDA Jawa Timur. https://bbksdajatim.org/pembentukan-mpa-di-baung-dan-abang/

Kushandajani, & Permana, I. A. (2020). Inovasi pemberdayaan masyarakat desa: Peran kepemimpinan lokal dalam perspektif relasi antar aktor. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 5(1). https://doi.org/10.14710/jiip.v5i1.7318

Lukman, E. I., Utomo, A. T., Handoyo, E. W., Uyun, Y. S., & Sinaga, I. R. (2022). Fasilitasi bantuan usaha ekonomi kreatif kelompok. Abditani: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 31–37.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Qodriyatun, S. N. (2019). Peran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kawasan konservasi secara kolaboratif. Jurnal Kajian, 24(1), 43–56.

Rahman, A. S., Rusydi, M., & Usman, J. (2022). Implementasi kepemimpinan transformasional kepala desa dalam menggerakkan partisipasi masyarakat desa di Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng. SEIKO: Journal of Management & Business, 5(1), 601–611.

Riyono, B. (2015). Kepemimpinan transformasional. Jurnal Psikologi, 3(1), 103–111.

Sinaga, N., Aprilinda, D., & Budiman, A. P. (2021). Konsep kepemimpinan transformasional. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 1(7), 840–846. https://doi.org/10.59141/cerdika.v1i7.123

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sulistyorini, H., Setiawan, M., Sumiati, & Wijayanti, R. (2024). Empowering village-owned enterprises: Examining leadership, innovation, and government support. International Journal of Innovative Research and Scientific Studies, 7(2), 816–829. https://doi.org/10.53894/ijirss.v7i2.2909

Widyawati, F., & Kalis, M. C. I. (2023). Gaya kepemimpinan transformasional kepala desa Cipta Karya dalam mewujudkan desa wisata. Jurnal Ilmiah, 777–787.

Yudanto, A. A. (2019). Analisis kepemimpinan transformasional kepala desa dalam pengelolaan badan usaha milik desa: Studi kasus BUMDes Panggung Lestari, Bantul. The Journal of Business and Management, 2(1), 39–60.

Downloads

Published

2026-01-30

How to Cite

Mukarromah, K. N., & Holilah, H. (2026). Memimpin Pasca-Perambahan: Kepemimpinan Transformatif Kepala Desa di Desa Kedungpengaron. Journal Politique, 6(1), 40–58. https://doi.org/10.15642/politique.2026.6.1.40-58

Issue

Section

Articles