Hegemony, Personality, and Network: Kyai Versus Kyai in Sumenep Local Election 2024
Main Article Content
Abstract
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Abdullah, M., & Kusaeri, K. (2024). Cultural Transformation of Kiai Leadership in Madura: From Religious Educators to Political Leaders. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 16(2), 2813-2820.
Ainillah, S. R. (2016). Elite Politik dalam Kontenstasi di Desa dengan Menggunakan Studi Peran Blater dalam Pilkades di Desa Banjar, Galis, Bangkalan Madura. Jurnal Politik Muda, 5(3), 282-290.
A'la, A., Zamzami, M., Udin, N. H. W., & Aniq, A. F. (2018). Islamism in Madura: from religious symbolism and authoritarianism. JIIS Journal of Indoneian Islam, 12(2), 159-194.
Alzeer, J., & Benmerabet, H. (2023). The development of human personality: A comprehensive overview. Development.
Asatoe.co. “Doa dan Dukungan Belasan Kiai untuk Paslon FAHAM di Pilkada Sumenep 2024,” oleh Hazmi, Retrieved April 15, 2025, from https://asatoe.co/doa-dan-dukungan-belasan-kiai-untuk-paslon-faham-di-pilkada-sumenep-2024-3301/.
Asmawati, A. Bejing: Makelar Suara Pilkades. Jurnal Adhikari, 1(2), 78-87.
Chalik, A. (2017). Pertarungan Elite dalam Politik Lokal. Pustaka Pelajar Yogyakarta.
Chalik, A. (2025, January). Revisiting the Power of Kyai in Determining Indonesia Local Political Leaders: A Case from Regent Election in Situbondo and Gresik. In 1st Joint International Conference on Social and Political Sciences: Challenges and Opportunities in the Future (JICSPS 2023) (pp. 71-83). Atlantis Press.
Fahrur Rozi. (2024). “K.A Kurdi Khan: Momen Pilkada Sumenep Paling Unik”. Retrieved June 20, 2025, from https://www.suaranet.id/2024/11/17/k-a-kurdi-khan-momen-pilkada-sumenep-paling-unik/.
Faruk, Umarul. “Paslon Final dapat Dukungan Ulama untuk Pilkada Sumenep,”. SuaraNet.id. Retrieved April 14, 2025, from https://www.suaranet.id/2024/09/17/paslon-final-dapat-dukungan-ulama-untuk-pilkada-sumenep/.
Fawaidi, A. (2025). Elections in Madura: Between Peaceful Traditions and Violent Practices. Reflektika, 20(1), 117-134.
Haqqullah, M. W., & Fauziah, A. H. (2025). Dinamika Intimidasi Blater terhadap Preferensi Pemilih dalam Pilkada Kabupaten Sampang: Tinjauan Psikologis dan Aspek Hukum. Jurnal ilmu sosial dan ilmu politik, 5(1), 48-63.
Harianjatim.com. “Ulama’ dan Kiai Lembung Barat Bersatu, Doakan Pasangan Final Menang di Pilkada 2024,” by reporter harianjatim.com. Retrieved April 14, 2025, from https://www.harianjatim.com/2024/09/11/ulama-dan-kiai-lembung-barat-bersatu-doakan-pasangan-final-menang-di-pilkada-2024/.
Haris, A. A., Prisgunanto, I., & Sinaga, S. P. (2024). Pencegahan Kejahatan Fungsi Bhabinkamtibmas Terhadap Tingkat Kesadaran Hukum Kasus Carok Pada Pemilihan Kepala Desa Dikaitkan Dengan Harga Diri Kolektif Masyarakat. Jurnal Portofolio: Jurnal Manajemen dan Bisnis, 3(2), 168-181.
Hasanudin, S. (2017). Mekanisme Religio-Politik Pesantren: Mobilisasi Jaringan Hamida dalam Politik Elektoral Tasikmalaya. MASYARAKAT: Jurnal Sosiologi, 22(1), 4.
Hiplunudin, A. (2024). Hegemony Of Javanese Political Culture In Regional Head Elections. Jurnal Scientia, 13(03), 745-752.
Ihsani, A. (2024). Improving the Region, Integrating the People: Social Life in Sumenep, 1950s. Journal of Islamic History, 4(2), 39-60.
Ilham, M. (2020). Pemberdayaan Politik Santri pada Pilwali di Surabaya. Al-Qanun: Jurnal Pemikiran dan Pembaharuan Hukum Islam, 23(1), 149-170.
Imami, Muhammad Rizki. 2024, Profil KH Imam Hasyim yang Bakal Dampingi Cak Fauzi di Pilkada Sumenep 2024. Retrieved October 23, 2024, from https://www.beritasatu.com/bersatu-kawalpilkada/2832593/profil-kh-imam-hasyim-yang-bakal-dampingi-cak-fauzi-di-pilkadasumenep-2024.
Indonesia, P. (2022). Personality, Thought, and Political Behavior of The Local Political Ulama Figure in Pandhalungan Indonesia. Akademika, 92(3), 69-80.
Kabar Madura. 2024. Sejarah Mencatat Parpol Mayoritas Tidak Bisa Menang Pilkada Sumenep. Retrieved March 16, 2025, from https://kabarmadura.id/sejarah-mencatat-parpol-mayoritas-tidak-bisa-menang pilkada-sumenep/.
Listiana, H., Nurhayati, S., & Nada, Z. Q. (2024). Estô dalam Masyarakat Madura: Peran Kiai dan Blater dalam Mempertahankan Solidaritas Sosial di Era Modern. NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam, 21(1), 114-128.
M. Dzunnurain. Istighosah dan Konsolidasi Tim Pemenangan Kecamatan Guluk-guluk dukung KH. Ali Fikri dan KH. Unais Ali Hisyam di Pilkada Sumenep 2024. Limadetik.com. Retrieved April 15, 2025, from https://limadetik.com/istighosah-dan-konsolidasi-tim-pemenangan-kecamatan-Guluk-guluk-dukung-kh-ali-fikri-dan-kh-unais-ali-hisyam-di-pilkada-sumenep-2024/.
Madani, A. A. (2023). Dinamika Politik Kyai dalam Proses Demokratisasi Lokal pada Pilkada Pamekasan. Dirosat: journal of islamic studies, 8(1), 1-21.
Misbah, M. (2019). Relasi Patronase Kiai-Santri dalam pendidikan karakter di pondok pesantren Ma’hadutholabah babakan Tegal. Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, Dan Tradisi), 5(2), 213-227.
Muhammad Dzunnurain. (2024). “Membongkar Politik Gentong Babi di Pilkada Sumenep”. Retrieved June 20, 2025, from https://surabaya.times.co.id/news/kopi-times/ujqgu3aaha/Membongkar-Politik-Gentong-Babi-di-Pilkada-Sumenep-2024.
Ni'am, M. W., Milasari, M., & Nurmawati, R. P. (2025). Implementing Village Head Election in Madura: Balancing Democratization with Traditional Violence. Journal of Indonesian Constitutional Law, 2(1), 84-102.
Nita. 2024. KPU Sumenep Tetapkan Dua Paslon Sebagai Peserta di Pilkada 2024. Retrieved October 23, 2024, from https://sumenepkab.go.id/berita/baca/kpu-sumenep-tetapkan-dua-paslon-sebagai-peserta-di pilkada-2024.
Pribadi, Y. (2013). Religious networks in Madura: pesantren, Nahdlatul Ulama, and kiai as the core of santri culture. Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies, 51(1), 1-32.
Raditya, A. (2011). Politik Keamanan Jagoan Madura. Jurnal Studi Pemerintahan.
Rozaki, A. (2009). Social origin dan Politik Kuasa Blater di Madura. Kyoto Review of Southeast Asia, 12.
Sinarsari, L. A., & Adnan, M. G. (2025). Peran Kiai dalam Mobilisasi Politik Melalui Jaringan Kiai Santri Nasional (Jksn) Jawa Timur pada Pemilihan Presiden 2024. Journal of Politic and Government Studies, 14(2), 884-904.
Subiyakto, R. (2011). Panggung politik kiai di era pemilukada. Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum, 45(2).
Sumantri, I. (2020). Menyoal Pilihan Politik Santri Studi Kasus Ponpes Al Munawwir Krapyak Bantul. Journal of Political Issues, 1(2), 134-142.
Taberita. (2024). “Representasi Klebun, AKD Bangkalan Deklarasikan Jayus Salam sebagai Cabup dan Cawabup Pilkada Mendatang”. Retrieved July 26, 2025, from https://taberita.com/ta/representasi-klebun-akd-bangkalan-deklarasikan-jayus-salam-sebagai-cabup-atau-cawabup-pilkada-mendatang.
Taekab, Y. K., Bria, F., & Nurak, R. (2025). Strategi Komunikasi Politik Partai PDI Perjuangan Untuk Meningkatkan Keterwakilan Perempuan dalam Pemilihan Legislatif Tahun 2024-2029 (Studi Kasus di Kabupaten Timor Tengah Utara). Governance, JKMP (Governance, Jurnal Kebijakan & Manajemen Publik), 15(1), 1-11.
Topan, A., & Tianah, I. (2024). Persentuhan Kiai Lokal dalam Kontestasi Politik Era Reformasi di Madura: Tinjauan Sejarah. Jurnal Keislaman, 7(2), 396-420.
Wahid, D. (2012). Challenging religious authority: The emergence of Salafi Ustadhs in Indonesia. Journal of Indonesian Islam, 6(2), 245-264.
Zahro, D. F. (2022). The Manifestation of Kiai Chaidar Idris’s Da’wah in Instilling Political Awareness in Wonosobo Society. Lisyabab: Jurnal Studi Islam dan Sosial, 3(1), 25-38.