HUMANISME DAN PETAKA MODERN

Main Article Content

Warsito Warsito
Husnul Muttaqin

Abstract

Peradaban modern dimulai dari geliat renaissance yang kemudian disempurnakan dengan aufklarung. Dengan janji-janji kemanusiaannya, peradaban baru yang mengusung misi humanisasi ini membangun peradaban dengan kecepatan tinggi. Karya besar gerakan humanisme ini dapat kita saksikan pada peradaban modern yang kita saksikan saat ini. Namun, dalam perjalanannya yang panjang, humanisme antroposentris ini ternyata tidak benar-benar mampu mewujudkan janji-janji manisnya. Manusia berada dalam ancaman serius berupa bencana alam dan perbudakan manusia oleh manusia lain dan perbudakan manusia oleh teknologi yang ia ciptakan sendiri. Tampaknya, bencana ini terjadi karena setelah manusia secara gilang gemilang berhasil menaklukkan alam, mereka kemudian bergerak lebih jauh dengan “membunuh†Tuhan dan kemanusiaan. Untuk itulah, humanisme teosentris ditawarkan sebagai antitesis agar manusia dapat keluar dari keterpurukannya.
Kata Kunci: antroposentris, humanisme teosentris, modernitas

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Warsito, Warsito, and Husnul Muttaqin. 2012. “HUMANISME DAN PETAKA MODERN”. The Sociology of Islam 2 (2). https://doi.org/10.15642/jsi.2012.2.2.%p.
Section
Articles