Representasi Sikap Sakral dan Profan pada Jamaah Gereja Pantekosta di Indonesia ”Talitakum” Welahan Jepara
Main Article Content
Abstract
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI). Jakarta: Pusat Bahasa, 2008.
Thompson, Kenneth. Reading from Emile Durkheim. New York: Routledge, 2004.
Muhammad, Nurdinah. “Memahami Konsep Sakral dan Profan” dalam Jurnal Substantia, Vol. 15. No. 2, 2013, 268-280.
Styers, Randall. Making Magic: Religion, Magic, and Science in the Modern World. New York: Oxford University Press, 2004.
Hardiman, F. Budi. Pemikiran-Pemikiran Yang Membentuk Dunia Modern. Jakarta: Erlangga, 2002.
‘Aini, Nurus Syarifah. Pola Komunikasi antar Agama Etnis Tionghoa dan Etnis Jawa di Pecinan Desa Welahan Kec. Welahan Kab. Jepara. UIN Walisongo Semarang: 2013.
Widyaputra, Bondika. “Yang Sakral” dalam Pemikiran Mircea Eliade, Jurnal Dekontruksi, Vol. 02. No. 02. Tahun 2021, 81.
Liendhardt, Godfrey. Social Anthropology. London: t.p, 1966.
Sumarna, Cecep. Filsafat Ilmu. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2023.
Latief, dkk., Filsafat Ilmu. Jakarta: KENCANA, 2022.
Benyamin, Antonius Subianto. ”Sakral dan Profan dala Kaitan Dengan Ritus dan Tubuh: Suatu Telaah Filsafati Melalui Agama dan Konsep Diri” dalam Jurnal Melintas, Vol. 28. No. 1, 2012, 23-38.
Surajiyo, Filsafat Ilmu: Suatu Pengantar. Jakarta: PT Bumi Aksara, 2005.