The Influence of Singhasari Museum on the Historical Awareness of the Purwosari Village Community, Singosari District, Malang Regency

Main Article Content

Fauziyah Ramadhani Ramadhani

Abstract

Bentuk pembelajaran sejarah sangat signifikan untuk diimplementasikan di Masyarakat. Mengingat perlu akan kesadaran sejarah atas keberagaman peninggalan mahakarya nenek moyang kita dalam masyarakat Indonesia khususnya daerah Singosari Malang, maka Museum Singhasari didirikan pada tanggal 20 Mei 2015 sebagai wisata edukatif akan sejarah. Penelitian ini penting dikarenakan mengkaji nilai kesadaran sejarah masyarakat lokal terhadap menanggapi pentingnya dalam melestarikan material-material kebudayaan dan bersejarah. Tujuan penelitian ini dikembangkan dari kedua rumusan masalah yakni 1. Mengetahui ada tidaknya Pengaruh Peninggalan sejarah Terhadap Kesadaran Sejarah Masyarakat desa Purwoasri, Kec. Singosari; 2. Mengetahui seberapa besar Pengaruh Peninggalan Sejarah Terhadap Kesadaran Sejarah Masyarakat desa Purwoasri, Kec. Singosari. Proses penelitian ini mengaplikasikan teori sosiologis yaitu interaksionisme simbolik oleh George Herbert Mead serta mengaplikasiakan Pendekatan metodologi Kuantitatif yang mana meneliti populasi ataupun sampel. Populasi masyarakat Purwoasri berjumlah 6.927 tidak termasuk bayi balita didalamnya. Kemudian menggunakan rumus slovin diperoleh 40 orang responden.  Kemudian data dikumpulkan melalui angket dan observasi dengan alat uji analisis data mengaplikasikan metode reliabilitas, validitas, dan regresi untuk melakukan pengujian dengan teknik analisis regresi linier sederhana. Dari seluruh hasil interpretasi data yang telah peneliti analisis menunjukkan bahwa hipotesis yang peneliti ajukan yaitu peninggalan sejarah berpengaruh terhadap kesadaran sejarah masyarakat desa Purwoasri Kec. Singosari bisa diterima. Hal ini diterima dikarenakan adanya pengaruh variabel X (independen) terhadap variabel Y (dependen) masuk dalam kategori yang kuat. Maka, dapat peneliti simpulkan bahwa peran peniggalan sejarah sangat kuat pengaruhnya bagi masyarakat desa Purwoasri. Hal ini sejalan dengan teori interaksionisme simbolik bahwa peninggalan sejarah yang terdapat pada Museum Singhasari merupakan simbol sejarah yang menghasilkan kesadaran dan pemahaman sejarah. Sehingga, peninggalan sejarah di museum menjadi ruang interaksi simbolik yang membentuk makna sejarah bagi masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Ramadhani, F. R. (2026). The Influence of Singhasari Museum on the Historical Awareness of the Purwosari Village Community, Singosari District, Malang Regency. Jurnal PUBLIQUE, 7(1), 92–104. https://doi.org/10.15642/publique.2026.7.1.92-104
Section
Articles

References

Achiyarini, A, G A Susilo, and R S Febrianto, ‘Museum Singhasari Di Kabupaten Malang Tema: Arsitektur Kontemporer’, Pengilon: Jurnal Arsitektur, 2021, pp. 1–18 <https://ejournal.itn.ac.id/index.php/pengilon/article/view/4349%0Ahttps://ejournal.itn.ac.id/index.php/pengilon/article/download/4349/2946>

Aditya Wardhana, Zainuddin Iba, Uji Validitas Dan Reliabilitas Pada Data Penelitian Kuantitatif, CV.Eureka Media Aksara (Eureka Media Aksara, 2024) <https://exsight.id/blog/2022/04/18/uji-validitas-realibilitas-di-kuisioner/>

Amalina, Sharfina Nur, ‘Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Indonesia Berbasis Pendidikan Multikultural’, BRILIANT: Jurnal Riset Dan Konseptual, Volume 7 N (2022), pp. 853–62 <http://www.jurnal.unublitar.ac.id/index.%0A php/briliant>

Amboro, Kian, ‘Membangun Kesadaran Berawal Dari Pemahaman: Relasi Pemahaman Sejarah Dengan Kesadaran Sejarah Mahasiswa’, Historia, 3.2 (2015), pp. 109–18

Ambrose & Paine, Museum Basics (ICOM in conjunction with Routledge, 1993)

Arfan, Am’mar Abdullah, ‘Kerajaan Singosari : Jejak Penting Dalam Pemerintahan Pulau Jawa’, Jurnal Tamaddun: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan Islam, 11.2 (2023), doi:10.24235/tamaddun.v11i2.15095

Batubara, Abdullah Faqih, ‘PERAN MUSEUM DALAM PELESTARIAN SEJARAH DAN BUDAYA MASYARAKAT Abdullah Faqih Batubara 1 Prodi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Sosial, UIN Sumatera Utara Medan’, JAPRI (Jurnal Perpustakaan Dan Informasi), 6.2 (2024), pp. 41–50

Blasius Suprapta dan Edy Triharyantoro, MUSEUM SINGHASARI (Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Malang, 2022)

Daniswari, Dini, ‘Museum Singhasari Di Malang: Koleksi, Harga Tiket, Jam Buka, Dan Rute’, 12 Oktober, 2023 <https://surabaya.kompas.com/read/2023/10/12/212302978/museum-singhasari-di-malang-koleksi-harga-tiket-jam-buka-dan-rute> [accessed 14 April 2025]

Latief, Juraid Abddul, Manusia, Filsafat, Dan Sejarah. (Bumi Aksara, 2006)

M.C Ricklefs, Sejarah Indonesia Modern 1200-2008 (Serambi, 2008)

Muljana, Slamet, Nagarakretagama Dan Tafsir Sejarahnya (Bhratara Karya Aksara, 1979)

Posha & Yusnita, ‘Peran Museum Sebagai Pusat Edukasi Dan Daya Tarik Wisata Bagi Masyarakat Sambas.’, Journal of Community Services, 1(1) (2023), pp. 46–58

‘Profil Kecamatan Singosari’, 30 Maret, 2020 <https://singosari.malangkab.go.id/content/Singosari-kecamatan-singosari>

Rahmawati, Puji, ‘PERANCANGAN MUSEUM SEJARAH SINGOSARI DI KECAMATAN SINGOSARI’ (UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG, 2013) <http://etheses.uin-malang.ac.id/1428/1/07660039_Pendahuluan.pdf>

Roberto Nainggolan; Anny Wahyudi; Budi Purnomo, ‘Nilai-Nilai Karakter Dalam Perjuangan Ken Arok Mendirikan Kerajaan Singasari Tahun 1222’, Bihari: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Ilmu Sejarah, 4.1 (2021)

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D (Alfabeta, 2006)

Widja, I Gde, Menuju Wajah Baru Pendidikan Sejarah (Lappera Pustaka Utama, 2002)

Wiratna, Sujarweni, Metodologi Penelitian : Lengkap, Praktis, Dan Mudah Dipaham (Pustaka Baru Press, 2014)